
Abon Sapi dan Abon Ayam sebagai pilihan MPASI untuk anak
MPASI diperlukan untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu bisa memberikannya begitu anak mencapai usia enam bulan. Pada tahap ini, ibu boleh berkreasi menggunakan sumber makanan apapun selama kandungan nutrisinya tercukupi.
Salah satu makanan yang sering digunakan ialah abon, seperti abon sapi dan abon ayam. Khususnya Lovina Abon yang bisa dijadikan alternatif MPASI loh. Penyajiannya yang praktis dan mengandung protein lengkap menjadikan makanan ini andalan untuk banyak ibu.
Jika kamu tertarik menambahkannya pada menu MPASI, tidak ada salahnya untuk mengetahui kandungan nutrisi dan manfaatnya terlebih dahulu.
Kandungan Nutrisi Abon
Abon yang biasanya diberikan pada bayi adalah abon sapi dan abon ayam. Tentunya masing-masing memiliki kandungan nutrisi yang berbeda, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Berikut ini rincian kandungan nutrisi dari setiap jenis abon dalam setiap 100 gram penyajian.
Nutrisi Abon Sapi :
- Kalori: 358 kalori
- Karbohidrat: 40 gram.
- Lemak: 16 gram.
- Protein: 30 gram.
Nutrisi Abon Ayam :
- Kalori: 346 kalori.
- Karbohidrat: 37.7 gram.
- Lemak: 5.5 gram.
- Protein: 36.3 gram.
Manfaat Abon Untuk MPASI
Abon boleh diberikan ketika anak sudah berusia enam bulan. Pilihlah abon dengan tekstur yang lembut dan tanpa pengawet atau perisa makanan. Tujuannya agar bayi tidak tersedak dan mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh bahan sintetis makanan.
Nah, karena terbuat dari daging asli, abon memiliki berbagai manfaat yang dapat mendukung tumbuh kembang bayi, beberapa diantaranya yaitu:
1. Mengandung nutrisi penting
Daging sapi dikemas dengan berbagai macam nutrisi penting yang masing-masing memiliki perannya tersendiri dalam mendukung perkembangan anak. Misalnya, zat besi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh, kolin mendukung sistem saraf yang sedang berkembang, vitamin B6 dan B12 membantu fungsi otak, dan protein untuk membangun otot.
2. Meningkatkan sistem peredaran darah
Selain abon sapi, abon ayam juga tidak kalah bermanfaatnya loh. Ayam merupakan sumber protein yang kaya akan zat besi dan potasium. Keduanya bekerja sama dalam meningkatkan sistem peredarah darah.
Zat besi membantu produksi sel darah merah dalam tubuh. Sedangkan potasium meningkatkan sistem peredarah darah dengan menjaga sel darah merah tetap terkendali.
3. Mengandung vitamin D
Bayi mendapatkan hampir semua nutrisi yang dibutuhkan melalui ASI. Namun, vitamin D adalah nutrisi yang mungkin tidak cukup didapatkan hanya dari susu ibu.
Salmon dan tuna yang ditemukan pada abon mengandung vitamin D yang tinggi. Nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk bayi karena dapat membangun tulang yang kuat dan membantu perkembangan otak.
4. Meningkatkan perkembangan otak
Baik daging sapi, ayam, dan ikan, ketiganya mengandung vitamin B12. Bayi membutuhkan vitamin B12 untuk mendukung perkembangan otak dan fungsi kognitif, serta memproduksi sel darah merah yang sehat.
Itulah kandungan nutrisi dan manfaat dari abon untuk MPASI. Perlu ditegaskan lagi, abon boleh diberikan pada bayi tetapi hanya sebagai pendamping MPASI bukan menu utama. Apabila ibu masih memiliki pertanyaan seputar MPASI silahkan tanyakan langsung pada dokter.
Lovina Abon bisa dijadikan alternatif pilihan abon untuk MPASI. Kenapa harus Lovina Abon? Karena selain penyajiannya praktis, Lovina Abon terbuat dari daging berkualitas dan bumbu pilihan tanpa bahan pengawet. Klik disini untuk pembelian Lovina Abon dengan varian rasa yang lezat dan bergizi.

Referensi :
Nilaigizi.com – https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/782/nilai-kandungan-gizi-sapi-abon-asli (diakses pada 28 mei 2024)
Nilaigizi.com – https://nilaigizi.com/gizi/detailproduk/1839/abon-ayam-gloria (diakses pada 28 mei 2024)
Halodoc.com – Manfaat abon untuk mpasi

